Environmental justice atau keadilan lingkungan adalah sebuah konsep dan gerakan yang menuntut distribusi yang adil atas manfaat dan beban lingkungan serta proses pengambilan keputusan yang inklusif dan bermakna bagi semua kelompok, terutama yang terpinggirkan.
Tinggal di perkotaan? coba sesekali ke pedesaan. Tinggal di pedesaan? coba sesekali tinggal di perkotaan. Kamu bukan hanya akan melihat, tapi juga merasakan ketimpangan, gap, disparitas akan akses kepada fasilitas penunjang dan pendukung kreatifitas.
"Daerah perkotaan memiliki dan mendapat manfaat yang lebih banyak dan menanggung beban yang cenderung lebih kecil dibanding daerah pedesaan, begitu juga sebaliknya."
Jika kamu pikir keadilan hanya untuk manusia, maka kamu tidak adil.
Bumi dan lingkungannya juga butuh keadilan.
emisi global dihasilkan oleh konsumsi produk dan jasa rumah tangga, salah satu penyebab utama anthropogenic climate change
milyar orang akan hidup di bumi pada 2050, dan 11 milyar di 2100. Hampir dipastikan besar emisi dari konsumsi manusia akan meningkat
kematian akibat polusi udara akibat partikel halus (PM) di 2050 dibandingkan tahun 2000
sampah di lautan akan meningkat di 20250 dibandingkan tahun 2000.
Highlighted case: Gunung sampah TPA Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat
TPA Bantar Gebang
Gunung Sampah, Bekasi
TPA ini menjadi tempat pembuangan utama bagi sampah yang dihasilkan oleh Jakarta, sebuah megapolitan dengan populasi lebih dari 10 juta jiwa.
Setiap harinya, Jakarta menghasilkan lebih dari 7.100 ton sampah, dan sebagian besar dikirim ke Bantar Gebang.
Krisis sampah yang semakin memburuk memicu ketegangan antara pemulung, kelompok masyarakat sipil, dan pemerintah.
Dampak lingkungan antara lain: pencemaran udara, air permukaan, air tanah, polusi suara, penurunan kualitas lanskap, dan penumpukan limbah.
Berpotensi Irreversible atau tidak dapat kembali seperti semula dalam jangka waktu satu atau beberapa generasi.
Daya Beli
Masyarakat Turun
Inflasi Terus
Meningkat
Rata-rata
Penghasilan Stagnan
Geopolitik dan
Perang Merajalela
Gonjang Ganjing
Politik Nasional
Kebijakan "Gila"
Pemimpin Dunia
Stagnasi Jumlah
Lapangan Kerja
ลcibich-Harna, P. (2024, March). How over-consumption affects climate change. Electronic Platform for Adult Learning in Europe. https://epale.ec.europa.eu/en/blog/how-over-consumption-affects-climate-change
Amalia, A. D., Isnaeni, N., & Alhadath, A. (2020). Revisiting the Path towards Environmental Justice in Indonesia: Devils in the Details? IR-UI Commentaries, 1(5).
Global Atlas of Environmental Justice - Indonesia Cases: Country Overview | Bantar Gebang Case Study
Cho, R. (2020, December 18). How buying stuff drives climate change. State of the Planet. https://news.climate.columbia.edu/2020/12/16/buying-stuff-drives-climate-change/
United Nations. (n.d.). Consumerism and Climate change: How the choices you make can help mitigate the effects of climate change. United Nations Academic Impact
Millstein, S. (2025, January 17). How overconsumption affects the environment and health, explained. Sentient. https://sentientmedia.org/overconsumption/
Khan Academy. Environmental justice | Social Inequality | MCAT | Khan Academy [Video]. YouTube. https://www.youtube.com/watch?v=0L2xCwD5RNI